Kedokteran-Keluarga

May 12, 2019 | Author: rey | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

Kedokteran-Keluarga...

Description

LAPORAN HASIL PENGAMATAN PENGAMATAN KEGIATAN KEDOKTERAN KELUARGA DIAGNOSIS KELUARGA DAN KOMUNITAS PADA PASIEN GONORRHEA

Dosen Pembimbing dr. Nur Aini Djunet

Oleh : Muhammad Reyyan Alaj

!"##$%""&"

KEPANITERAAN KLINIK STASE IKAKOM II PUSKESMAS KERANGGAN 'AKULT 'AKULTAS KEDOKTERAN KEDO KTERAN DAN KESEHATAN KESEHATAN UNI(ERSITAS MUHAMMADI)AH MUHAM MADI)AH *AKARTA

!"#+

KATA PENGANTAR 

Segala Puji bagi Allah SWT, Shalawat dan Salam kami panjatkan bagi Nabi Besar kita  Nabi uhammad SAW! SAW! Dalam mengikuti kegiatan "#A#O $ kami sebagai Dokter uda di tuntut agar bisa memahami dan menerapkan ilmu tersebut dalam praktik kedokteran nanti setelah men%elesaikan masa pendidikan di kepaniteraan!! Penulis berharap semoga hasil dari laporan ini dapat berman&aat bagi diri penulis sendiri dan orang lain, sehingga diharapkan lebih ban%ak mas%arakat %ang lebih sadar bahwa setiap  pekerjaan memiliki resiko dan potensi baha%a! Bahwa penting sekali dalam melakukan pekerjaan diperhatikan aspek'aspek %ang dapat melindungi diri sehingga tidak membawa dampak pen%akit dimasa mendatang sehingga proktu(itas dapat terganggu dan bia%a untuk berobat ) perawatan tidak sebanding dengan hasil %ang diperoleh dari tempat kita bekerja! Akhir kata penulis penulis mengu*apkan mengu*apkan terima kasih ban%ak kepada keluarga, keluarga, dosen'dosen dosen'dosen  pembimbing dan sahabat + sahabat di &akultas kedokteran ni(ersitas uhammadi%ah -akarta!

Penuli, Tan-eran- Selatan O/t01er !"#+

2A2 I PENDAHULUAN

A. Latar 2ela/an.onore adalah in&eksi menular seksual %ang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae!

anusia adalah satu'satun%a tuan rumah alami untuk N!gonorrhoeae! Biasan%a in&eksi ini mempengaruhi daerah genital, meskipun tenggorokan atau anus /bagian belakang0 mungkin  juga bisa terin&eksi! .onore mempengaruhi baik laki'laki maupun perempuan dan dengan mudah dapat ditularkan selama hubungan seks! .onore dapat masuk ke dalam uretra, anus, tenggorokan, ser(iks /leher rahim0 atau rahim! Selain di organ genital, .onore dapat mengin&eksi di bagian mata! Angka serangan paling tinggi pada orang berusia 12'$3 tahun %ang tinggal di kota, termasuk dalam kelompok sosio'ekonomi rendah, tidak menikah atau homoseksual, atau memiliki riwa%at PS terdahulu! WHO memperkirakan setiap tahun terdapat 350 juta penderita baru PMS (penyakit menular seksual) di negara berkembang seperti di Afrika, Asia, Asia Tenggara, dan Amerika Latin. Di negara industri prevalensinya sudah dapat diturunkan, namun di negara berkembang prevalensi gonore menempati tempat teratas dari semua jenis PMS. Dalam kaitannya dengan infeksi HIV/AIDS, United States Bureau of Census pada 1995 mengemukakan bahwa di daerah yang tinggi prevalensi PMS-nya, ternyata tinggi pula prevalensi HIV/AIDS dan banyak ditemukan perilaku seksual berisiko tinggi. Kelompok  seksual berperilaku berisiko tinggi antara lain commercial sex workers (CSWs). Berdasarkan  jenis kelaminnya, CSWs digolongkan menjadi female commercial sexual workers (FCSWs) ‘wanita penjaja seks’ (WPS) dan male commercial sexuall workers (MCSWs).Gonore merupakan penyakit yang mempunyai insiden yang tinggi di antara penyakit menular seksual lainnya. Pada pengobatannya terjadi pula perubahan karena sebagian disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang telah resisiten terhadap penisilin dan disebut Penicilinase Producing Neisseria gonorrhoeae. Di Indonesia, infeksi gonore menempati urutan yang

tertinggi dari semua jenis PMS. Beberapa penelitian di Surabaya, Jakarta, dan Bandung

terhadap

WPS

menunjukkan

bahwa

prevalensi

gonore

berkisar

antara

74%–

50%.Berdasarkan pada hal tersebut, maka penulis membuat makalah ini dalam rangka menambah pengetahuan dan wawasan terhadap bakteri gram negatif yang disebut sebagai  Neisseria gonorrhoeae. B. Tujuan •

Tujuan Umum :  Memantapkan program penanganan Gonorrhea di Puskesmas 

dengan penerapan pelayanan Kedokteran Keluarga Tujuan Khusus:  Melakukan pencegahan Gonorrhea  Melaksanakan penatalaksanaan secara farmakologis

dan

non

farmakologis untuk Gonorrhea   Mengidentigikasi factor resiko Gonorrhea  Melaksanakan kunjungan rumah  Mengevaluasi dan melakukan penilaian terhadap kehidupan psikososial C. Manfaat Bagi Masyarakat : Menambah informasi mengenai Gonorrhea • Bagi Puskesmas : Membantu meningkatkan program puskesmas untuk  •



melakukan pencegahan dan pentalaksanaan yang efektif mengenai Gonorrhea Bagi Mahasiswa : Menambah wawasan dan pengetahuan mengenai Gonorrhea

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Deini,i #en*ing nanah atau gonore pen%akit menular seksual %ang disebabkan oleh Neisseria

 gonorrhoeae %ang mengin&eksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum,tenggorokan, dan  bagian putih mata /konjungtiva0! .onore bisa men%ebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainn%a, terutama kulit dan persendian! Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan

mengin&eksi

selaput di dalam pinggul

gangguan reproduksi!

.onorhea

merupakan

sehingga timbul pen%akit

in&eksi

n%eri %ang

pinggul

dan

men%erang

lapisan epitel  /lapisan paling atas dari suatu jaringan0! Bila tidak diobati, in&eksi ini akan men%ebar

ke

jaringan

%ang

lebih

dalam!

Biasan%a

membentuk

koloni

di

daerah mukosa, oroå, dan anogenital! 2. E3idemi0l0-i "stilah gonore pertama kali digunakan oleh .alen di 4unani pada abad ke dua, %ang

mengandung arti "benih yang mengalir" !.onore dapat ditemukan di seluruh dunia, mengenai  pria dan wanita pada semua usia terutama kelompok dewasa muda dengan akti&itas seksual tinggi! .onore umunm%a ditularkan melalui hubungan seks baik se*ara genito'genital, orogenital dan ano'genital, serta penularan dari ibu kepada ba%i saat melalui jalan lahir %ang mani&estasin%a dapat benrpa in&eksi pada mata %ang dikenal dengan blenorrhea! Penularan dari pria kepada wanita lebih sering karena adan%a retensi ejakulat %ang terin&eksi di dalam (agina! Pada pria umumn%a men%ebabkan uretritis akut sementara pada wanita men%ebabkan ser(isitis %ang biasan%a asimptomatis! 5aktor risiko untuk in&eksi Neisseria gonorrhoeae antanalain: status sosial ekonomi %ang rendah, akti(itas seksual %ang dini, hidup serumah tanpa ikatan perkawinan, homoseksual, heteroseksual, biseksual, adan%a riwa%at in&eksi Neisseria gonorrhoeaea sebelumn%a, Berbagai data pada beberapa 6umah Sakit, angka kejadian gonore ber(ariasi, di 6S ataram tahun 1787 dilaporkan kasus gonore %ang sangat tinggi %aitu sebesar 2$,89 dari

seluruh penderita "S! Di 6S Dr Pimgadi edan tahun $;;$ dilaporkan lan%a saja sebelum mengalami keluhan ini pasien mengatakan bahwa pasien datang ke lokalisasi, dan mengatakan bahwa baru pertama kali itu datang ke tempat lokalisasi! Dan pasien datang karena diajak oleh temann%a!

D! 6iwa%at Pen%akit #eluarga Pasien merupakan anak ke 9 dari 9 bersaudara! Dan di dalam keluarga pasien, tidak  ada anggota keluarga %ang mengalami pen%akit keturunan seperti >ipertensi, Diabetes ellitus, dan #anker! Tetapi pasien mengatakan bahwa keponakann%a ada %ang pernah mengalami batu ginjal! Pasien memiliki seorang istri dan mempun%ai 1 orang anak   perempuan! .NO.6A

: laki'laki : perempuan : tinggal serumah : Pasien / laki'laki 0

! 6iwa%at Pen%akit Dahulu 6iwa%at alergi makanan, obat, udara maupun debu disangkal! Pasien baru pertama kali mempun%ai keluhan seperti ini! Tidak ada riwa%at pen%akit darah tinggi, ken*ing manis, maupun pen%akit kronik lainn%a! Tidak ada riwa%at rawat inap karena sakit berat ataupun ke*elakaan! 5! 6iwa%at Perilaku dan #ebiasaan Pribadi

Pasien mengaku memiliki kebiasaan makan makanan %ang manis! Pasien gemar berolah raga, pasien juga memiliki kebiasaan merokok! Pasien selalu makan pagi dan sore dirumahn%a, tetapi untuk makan siang pasien sering kali lupa hal ini dikarenakan akti(itas  pasien %ang selalu sibuk pada siang hari untuk mengatar pulang anak sekolah! Pasien  biasan%a makan'makanan %ang diberikan oleh bos istrin%a, berupa nasi sop dan daging a%am! Setiap sore hari pasien berkeliling di daerah kostn%a, untuk melakukan olah raga ringan, selain itu juga pasien gemar bermain sepak bola dan (oli! .! 6iwa%at Sosial konomi Pasien merupakan seorang duda beranak satu, dan telah baru menikah lagi bulan Oktober  tahun $;13! Saat ini Pasien tinggal bersama dengan istri, anak Pasien berada di Tegal! Pasien memenuhi kebutuhan sehari + hari dengan bekerja sebagai antar jemput anak sekolah, dan ketika hari libur sekolah, pasien meman*ing di dekat tempat tinggaln%a untuk men*ari ikan kemudian di jual! "stri dari pasien juga bekerja sebagai pembantu rumah tangga di lingkungan perumahan di dekat tempat tinggal pasien! Tempat tinggal %ang saat ini ditempati oleh pasien saat ini adalah #ost'kostan! Cuas dari tempat tinggal pasien adalah =G= m, dengan kamar mandi di luar! Di dalamn%a han%a terdapat satu ruangan, dimana menjadi tempat menerima tamu, tempat tidur, sekaligus dapur! Atap rumah tertutup oleh genteng ,langit langit dalam rumah pasien *ukup terawatt dan tertutup dengan eternit%, lantai rumah  pasien terbuat dari keramik! Eentilasi ruangan han%a terdiri dari 1 -endela, dan satu *elah diatas pintu %ang sudah ditutup menggunakan kardus untuk menghindari n%amuk masuk  kedalam ruangan! >al ini mengakibatkan suasana didalam ruangan menjadi *ukup lembab! Baju pasien biasa di *u*i = kali dalam seminggu, untuk baju kotor dimasukan kedalam ember  khusus baju kotor %ang diletakkan di teras kostan! Sumber air %ang digunakan adalah air  PA! Sampah keluarga pasien diangkut oleh truk sampah tiap $ hari sekali hubungan sosial  pasien dengan keluarga baik pasien juga memiliki hubungan so*ial %ang baik dengan lingkungan sekitar pasien akti& dalam kegiatan gotong ro%ong %ang diadakan setiap bulan! Penghasilan Pasien rata rata 6p 1!2;;!;;;,' tiap bulann%a, ditambah dengan gaji "stri dari  pasien menjadi 6p $!3;;!;;;,'! ntuk pengeluaran sendiri, untuk Sewa kost 6p 3;;!;;;,', untuk bia%a #redit motor 6p epar dan limpa tidak teraba membesar, n%eri

tekan /'0, de&en*e mus*ular /'0! ' Perkusi : Timpani diseluruh lapang abdomen kstremitas : ' Atas : Akral hangat, *apilarr% re&ill time H $ detik, edema /'0, pulsasi, '

a!radialis teraba kanan dan kiri Bawah : Akral hangat, *apilarr% re&ill time H $ detik, edema /'0,  pulsasi

m! Status Neurologis : ' 6e&leks &isiologis: 1! Biseps : kanan KK /Normal0)kiri KK /Normal0 $! Triseps : kanan KK /Normal0)kiri KK /Normal0 =! AP6 : kanan KK /Normal0)kiri KK /Normal0 3! #P6 : kanan KK /Normal0)kiri KK /Normal0

• • •

n! Status Cokalis: ' Tra*tus rinari : 1! "nspeksi : tidak ada pembengkakan di bagian pinggang, suprasim&isis, dan Skrotum pasien! tidak ada &imosis dan para&imosis tidak terlihat adan%a lesi pada genetalia eksterna $! Palpasi : Balotemen ')' •  N%eri ketok EA ')' • Tidak ada massa pada skrotum • =! Perkusi : Timpani pada bagian suprasim&isis, n%eri ketok ')' • ! Pemeriksaan Penunjang /%ang dianjurkan0 ' Pemeriksaan Darah Cengkap ' Pemeriksaan #ultur Bakteri

PERUMUSAN MASALAH KESEHATAN PASIEN DIAGNOSTIK HOLISTIK 

A!

ASP# P6SONAC  #eluhan utama : #eluar *airan berwarna kuning dari kemaluan sejak kurang lebih 2 

hari sebelum memeriksakan diri ke Puskesmas #ekhawatiran : Pasien khawatir keluhann%a %ang dirasakan akan semakin berat! Dan pasien sangat *emas bahwa keluhan pasien dapat menganggu kehidupan rumah

B!

!

D!

tangga pasien  >arapan : Pasien berharap agar keluhann%a segera hilang ASP# #C"N"S  Diagnosa kerja : Pen%akit enular Seksual /PS0 .onorrhea  Diagnosa .ii : ukup / "T Pak #usmantoF $$,7 "T "bu "ke F 39)$!=91< F 17,80 ASP# 6S"#O "NT6NAC  Pasien kurang mengerti tentang PS / Pen%akit menular Seksual 0  .a%a >idup Pasien ASP# PS"#OSOS"AC #CA6.A DAN C"N.#N.AN

 

!

Pasien tidak memiliki masalah %ang sedang dihad api dalam keluarga >ubungan sosial pasien dengan keluarga harmonis dan baik, begitu juga dengan

tetangga rumah pasien! D6A-AT 5N.S"ONAC  Derajat satu : pasien tidak memiliki keterbatasan berakti&itas dan masih dapat melakukan pekerjaan sendiri!

REN4ANA PENATALAKSANAAN PASIEN Sasara

Wak  Sasaran %ang

E9alua,i 5

n Pasien

tu 1

'#eluhan, kekhawatiran dan

dan

hari

harapan pasien!

#eluar 

 pasien

Edu/a,i 5

ga

keluarga

'emberikan in&ormasi

Pasien

 berkurang! Pasien

 No

#egiatan

6en*ana inter(ensi

1

Aspek Personal

diharapkan ' #eluhan

kekhawatiran

'

mengenai pen%akit %ang

dan

keluarga

dialami pasien serta

dan dapat dan dapat

mengerti

gambaran komplikasi %ang

tentang

mungkin didapat jika tidak

 pen%akit,

segera berobat

 pen*egahan dan  pengobatan atas  pen%akit $

Pasien

1

dialami pasien! Pasien benar  

Aspek #linis

E9alua,i 5

Pen%akit enular

'pemeriksaan tanda (ital dan

Seksual / PS 0

&isik umum!

menjalankan

Tera3i arma/0l0-i,

terapin%a

#anam%*in $ gram, "

dengan baik dan

hari

'

%ang

 benar 

sukses Tera3i n0n arma/0l0-i

enggunakan kondom jika ingin melakukan hubungan dengan istri

Edu/a,i 5

emberitahukan tentang *ara  pemberian obat emberikan edukasi untuk setia kepada pasangan emberikan edukasi untuk tidak melakukan hubungan  badan %ang mempun%a resiko tinggi emberitahukan menggunakan kondom saat melakukan hubungan badan

=

Aspek 6esiko

Edu/a,i 5

Pasien

"nternal :

8enjelaskan

#urangn%a

menerangkan kepada pasien keluar 

 pengetahuan

 beserta istri bagaimana *ara ga

Pasien mengenai

 penularan

PS

' enjelaskan kepada pasien

.a%a >idup

untuk

 pasien

 pasangan

dan dan

$ hari

untuk 

tidak mengabaikan  pen%akitn%a, dan melakukan! ' Pasien

kepada

dan

Pasien memiliki

kesadaran

pen%akit  pasien!

selalu setia

'

ke

tidak 

datang

Puskesmas

 pada tangga 13

melakukan hubungan badan

-anuari

selain dengan istri pasien

untuk 

$;12

disuntikkan obat #anam%*in '

Pasien memiliki

kesadaran

untuk 

menjaga kesehatann%a dengan ga%a hidup sehat

3

Aspek psikososial,

Edu/a,i5

Pasien

1

Pasien beserta

keluarga dan

Tetap menjaga hubungan

dan

hari

keluarga serumah

lingkungan

%ang baik antar sesama

keluar 

dapat berhubungan

anggota keluarga!

ga

 baik dengan sesama

 pasien

dan anggota keluarga dan tidak menjadi beban

2A2 I( PENUTUP A. Ke,im3ulan 1! #urangn%a Pengetahuan tentang #esehatan Organ 6eproduksi di as%arakat

"ndonesia $! 6espond %ang baik dari Tenaga #esehatan dalam menanggapi dan menangani jika ada as%arakat %ang terkena pen%akit .onorrhea 2. Saran 1! emantapkan Pendidikan tentang kesehatan %ang dapat dimulai dari tingkat  pendidikan SP, dimana ban%ak dari Siswa)Siswi sudah masuk kedalam masa Pubertas, dan juga Tenaga #esehatan dapat memberikan pen%uluhan kepada as%arakat sekitar, supa%a mas%arakat sekitar dapat lebih memahami tentang PS / Pen%akit enular Seksual 0 $! Cebih memantapkan lagi respon dari Tenaga #esehatan dalam menanggapi dan menangani jika ada as%arakat %ang terkena pen%akit .onorrhea

Datar Pu,ta/a http:))spiritia!or!id)Dok)pedomanims$;11!pd&  Ca*hlan, ! 1789! Buku Pedoman Diagnosis dan Penyakit Kelamin. "lmiah #edokteran: 4og%akarta! Pro&! D6! Djuanda, Adhi! 1777! Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin disi !! Balai Penerbit 5#": -akarta! http:))repositor%!usu!a*!id)bitstream)1$=32
View more...

Comments

Copyright ©2017 itdaklak.info Inc.
SUPPORT itdaklak.info