Tugas Makalah Jurnal Bearing

March 14, 2019 | Author: rionsabili91 | Category: N/A
Share Embed Donate


Short Description

Download Tugas Makalah Jurnal Bearing...

Description

TUGAS MAKALAH PENDAHULUAN Pelumasan merupakan aktifitas yang penting dalam pengoperasian mesin. Pemberian minyak   pelumas bertujuan untuk mengurangi gesekan dan keausan antar komponen mesin yang saling saling berges bergeseka ekan. n. Geseka Gesekan n dan keausa keausan n yang yang terjadi terjadi dapat dapat menyeb menyebabk abkan an temper temperatu atur  r  disekitar mesin meningkat dan akan terus meningkat. Apabila gesekan ini tidak diatasi, akan mempengaruhi kinerja suatu mesin yang dapat menyebabkan berkurangya umur mesin dan kegagalan mesin. Hal ini membawa kerugian pada suatu industri karena berpengaruh pada  produktifitasnya dan pengeluaran biaya yang besar besar untuk perbaikan mesin. Cara kerja pelumas pelumas adalah dengan membentuk membentuk oil film pada permukaan permukaan yang saling  bergesekan. Oil film yang terbentuk sangat berpengaruh pada temperatur yang dihasilkan. Pelumas yang baik adalah pelumas yang tidak mudah mengalami perubahan viskositas jika terjadi peningkatan temperatur. Keberhasilan sistem pelumasan pada suatu mesin sangat diperlukan. Keberhasilan  pelumasan ditentukan oleh tiga aspek, yaitu jenis pelumas, jumlah pelumas, dan metode  pelumasan. Dengan pemilihan dan penggunaan pelumasan yang tepat diharap akan dapat mengatasi gesekan dan keausan yang berlebih sehingga dapat memperpanjang umur mesin dan pengeluaran biaya jadi berkurang. Oleh karena karena itu, itu, dilaku dilakukan kan penguj pengujian ian pada pada peluma pelumass dengan dengan viskos viskositas itas yang yang berbed berbedaa terhada terhadap p  pembentukan oil film sehingga gesekan langsung antara logam dapat terhindarkan. Dimana  pengujian ini dilakukan pada simulator alat uji pelumas bantalan dengan menggunakan  pelumas Pertamina Meditran S SAE 30, SAE 40 dan SAE 50. Bantalan yang digunakan adalah bantalan luncur babbit dan beban yang berikan sebesar 40 kg, 60 kg dan 80 kg. Diharap Diharapaka akan n dengan dengan penguj pengujian ian ini didapa didapatka tkan n peluma pelumass yang yang tepat tepat berdas berdasark arkan an tingka tingkatt viskositasnya.

TINJAUAN PUSTAKA Simulator Alat Uji Pelumas dan Bantalan Bantalan Luncur  Bantalan luncur mampu menumpu poros berputaran tinggi dengan beban besar. Oleh karenanya penggunaan bantalan luncur sangat luas penggunaannya pada mesin - mesin yang memiliki elemen berputar (rotating machines) , seperti turbin uap, generator, blower, kompresor, motor bakar, poros kapal laut, bahkan sebagai bantalan pada elemen yang seharusnya menggunakan bantalan gelinding. Bantalan ini sederhana konstruksinya dan dapat dibuat serta dipasang dengan mudah. Karena gesekannya yang besar pada waktu mulai jalan,  bantalan luncur memerlukan momen awal yang besar. Bantalan luncur lebih baik dari  bantalan gelinding (pada parameter yang dapat dianggap sama) dalam hal penyerapan getaran, tahanan terhadap gaya kejut, relatif tidak bising, dan umurnya lebih panjang. Semua karateristik ini disebabkan oleh prinsip pelumasan bantalan luncur yang menggunakan lapisin tipis minyak pelumas saat menumpu poros. Pembebanan bantalan luncur umumnya merupakan pembebanan radial atau arah beban tegak lurus dengan sumbu poros. Disebut  bantalan luncur karena adanya gerakan luncur (sliding) antara permukaan yang diam dengan  permukaan yang bergerak pada bantalan tersebut. Dan sering juga disebut journal bearing karena poros ditumpu oleh bantalan pada tempat / daerah yang dinamakan tap-poros, dan daerah tap-poros tersebut di namakanjournal seperti terlihat pada gambar 

Pelumasan (Lubrication)

Pemberian minyak pelumas antara dua permukaan bantalan, yaitu permukaan yang  bersinggungan akibat tekanan, dan salingbergerak satu terhadap yang lain disebut dengan  pelumasan (lubrication). Pelumas diklasifikasikan menjadi 3 kelompok 

sebagai berikut : 1. Cair(liquid), Pelumas cair yang biasa digunakan pada bantalan adalah minyak mineral (mineral oils) dan minyak sintetik (synthetic oils). Minyak mineral penggunaannya sangat luas atau lebih sering digunakan karena lebih murah dan stabil. Pelumas cair  lebih sering digunakan karena memiliki keunggulan dibandingkan jenis pelumas lainnya. 2. Semi Liquid, Gemuk (Grease) adalah jenis pelumas yang memilki kekentalan lebih tinggi dibandingkan dengan minyak pelumas. Gemuk digunakan pada bantalan yang dioperasikan dengan kecepatan rendah dan bertekanan besar, dimana tetesan minyak   pelumas pada bearing tidak diinginkan, 3. Padat (solid), Pelumas padat berguna untuk mengurangi gesekan dimana film pelumas tidak dapat dipelihara karena pengaruh tekanan atau suhu. Pelumas padat harus lebih lunak daripada bahan yang akan dilumasi. Pelumas padat pada. umumnya terbuat dari  bahan grafit atau campuran grafit dengan minyak atau gemuk. Prinsip Pelumasan

Gesekan Bagaimanapun juga halusnya dan tepatnya permukaan logam dapat dilihat atau dirasakan, tetapi sebenarnya tidak rata melainkan terdiri atas titik yang tinggi dan rendah. Kalau dilihat dengan pembesaran yang kuat, maka penampang melintangnya seperti terlihat pada gambar. Kalau satu permukaan meluncur diatas permukaan yang lain dan suatu gaya menekannya terhadap permukaan yang lain tersebut, maka titik yang tinggi pada kedua  permukaan akan saling mengunci dan menghambat gerak relatif.

Bearing Adalah bagian (komponen) dari mesin yang berfungsi membantu, sekaligus membat asi pergerakan dari poros (jornal/shaft). Pergerakan dari poros (journal/shaft) ini bisa  berupa pergerakan berputar (rolling) ataupun pergerakan bergeser tergantung dari desain/type dari bearing yang digunakan, oleh karena itu maka dikenal dua tipe bearing yaitu sliding/plain bearing (geser) dan rolling bearing (putar).

Sliding Bearing

Ada tiga jenis dasar dari sliding bearing, yatu, Journal, Thrust, dan Guide bearing yaitu: 1. Journal Bearing Adalah bentuk paling sederhana dari plain bearing, yang terdiri dari sebuah silinder berlubang, silinder ini membantu sekaligus membatasi pergerakan  putar dari poros (shaft), lubang dari silinder inilah yang disebut dengan “journal  bearing”, sedangkan bagian dari poros (shaft) yang masuk kedalam journal bearing disebut “journal”. 2. Thrust Bearing Digunakan untuk menanggung seluruh beban dari poros (shaft) yang  berputar (axial loading). 3. Guide Bearing Jika poros (shaft) tidak berputar tetapi bergerak maju-mundur melalui  bearing, maka bearing tersebut dinamakan Guide Bearing.

4. Plain Bearing Biasanya dilumasi oleh oli, dimana penentuan kekentalan oli yang digunakan didasarkan kepada kecepatan, beban dan temperatur kerja dari bearing. Penggunaan gemuk untuk plain bearing pada umumnya lebih banyak ditekankan pada fungsi gemuk untuk mengantisipasi kebocoran seal.

5. Roling bearing adalah diciptakan untuk mengatasi pergerakan geser dari plain bearing menjadi pergerakan putar dengan jalan menambahkan elemen yang bisa berputar  diantara cincin/silinder bagian luar dan bagian dalam bearing.\

Pembebanan pada Bantalan (bearing)

Karena bantalan (bearing) kemungkinan dapat terkena beban axial dan radial (Gambar  3.1), maka bantalan (bearing) tersebut dirancang untuk penggunaan khusus. Bantalan (bearing) radial digunakan jika hanya terdapat beban radial saja. Bantalan tekan (Thrust  bearing) digunakan jika hanya terdapat beban axial (endways) saja. Sejumlah bantalan (bearing) ada yang dibuat untuk menahan kedua beban tersebut diatas yaitu axial dan radial. Beban tekan (thrust load) dapat dibawa oleh bantalan rol tirus (tapered roller bearings) dan sejumlah bantalan bola dan rol (misalnya jenis angular contact ball bearing dan spherical roller bearing). Pada bantalan ini, dikarenakan bentuknya, maka beban radial diubah menjadi  beban dorong (thrust load).

Dengan demikian menurut arahnya, beban yang bekerja pada bearing dibedakan atas : a. Beban radial Adalah beban yang arahnya tegak lurus dengan poros.  b. Beban Axial/ beban dorong Adalah beban yang arahnya sejajar dengan sumbu poros. c. Beban kombinasi Adalah beban radial dan aksial terjadi secara bersamaan.

View more...

Comments

Copyright ©2017 itdaklak.info Inc.
SUPPORT itdaklak.info